Senin, 04 Juni 2012

Bertahan dalam Luka

Tahukah kamu?
Orang yang mampu buat kamu terluka
adalah orang yang mampu buat kamu bertahan
Percaya atau tidak itulah yang kita alami

Sama-sama terluka oleh orang yang membuat kita bertahan

Saya terluka karena kamu, tapi kamu juga orang yang membuat saya bertahan
kamu terluka karena saya, tapi kamu juga bertahan demi saya

Ternyata lukalah yang mampu membuat kita bertahan selama ini

Terikat oleh darah yang menetes karena luka yang dalam
terpaut oleh luka dalam yang disembuhkan dengan ketulusan hati kita

Tubuh ini telah penuh luka
Hati kita pun telah beberapa kali hancur
Dimana lagi tempat kita tuk saling melukai?
TIDAK ADA

Semua tempat di diri ini telah tertusuk
Tak ada tempat lagi untuk dapat membuat luka baru

Bila kamu menusuk diri ini pada luka yang sama
Saya akan mati karena infeksi yang akut
Dan
Saya sama sekali tak ada niatan tuk melukaimu
Karena kita mempunyai resiko yang sama besar
MATI

Atau kita harus mencari orang yang dapat membalut luka ini?
TIDAK
hanya kita yang bisa menyembuhkan luka ini
Hanya kita yang tahu perihnya sakit ini
Dan hanya kita yang punya penawar racun dari bisa ini

Karena. . .
Masing-masing dari kita mempunyai dua tangan
Satu memegang pisau dan satu memegang obat
Mana yang akan kita berikan?!

Seharusnya sebuah pisau menjadi alat tuk melindungi diri
dari ancaman orang jahat
Bukan orang yang menyanyangi kita

Ditusuk itu sakit, tapi lebih menyakitkan lagi bila
Ditusuk oleh orang yang kita sayangi

Dan sekali lagi. . .
DUNIA TAK PERLU TAHU

Betapa kita saling menyanyangi
Dan betapa sakit luka yang kita alami
Selamat tinggal
Dan
Terima kasih
Untuk semua waktu yang telah kamu beri
Sayang yang telah kamu ajarkan
Luka yang telah kita tancapkan

Seseorang yang selalu menyanyangimu dimanapun kamu berada

Tidak ada komentar:

Posting Komentar