"L". . .
Selama 1 tahun ini kita tidak pernah bersurat ya, tentu saja kita kan sudah terlalu sibuk dengan cerita masing masing melalui telpon. Norak kan kalau harus menulis surat padahal sudah hampir aku hapal keseharianmu. Untuk berpuisi dalam surat? Ah itu bukan gaya hidup kita terlebih kemu "L"
Tapi karena aku sedang mencoba mengikuti euforia yang cukup bergengsi blog pribadiku ini dan aku rindu menulis yang lebih panjang untukmu dari sekedar sms “sayang kamu lagi ngapain?”, aku memutuskan menulis satu surat.
Jujur awalnya aku bingung harus menyampaikan apa, tapi aku jadi ingat satu hal yang sering kamu tanyakan padaku : mengapa aku bisa menyayangimu? Baiklah aku akan menjawabnya disini. Dan ya, walaupun kurang romantis aku masih sebut ini surat cinta. Kamu juga harus begitu. Titik !
Sebenarnya ada 2 hal yang aku ingin sampaikan
Pertama, aku sayang kamu (formalitas dalam bersurat cinta).
Kedua, ini alasannya :
Karena kamu membuatku terlihat lebih sixpack dari yang sebenarnya
Karena kamu marah saat aku berpakaian centil dan perempuan-perempuan lain memandang genit ke arahku
Karena kamu makan sangat rakus bahkan menghabiskan sebagian porsiku juga sehingga perutku tak pernah buncit setelah kita berwisata kuliner bersama
Karena kamu tidak bisa berkata gombal pada kaum laki-laki (termasuk aku), se tampan apapun mereka
Karena kamu punya mimpi besar mengajakku berkeliling dunia
Karena kamu pintar dan cerdas walaupun tidak dalam merangkai sms cinta atau puisi puisi yang bisa menaikkan bulu kuduk
Karena kamu senang memelukku dari belakang saat kita berdiri di depan jendela
Karena kamu bekerja penuh semangat untuk biaya bulan madu kita nanti setelah menikah
Karena kamu memiliki wangi yang super sexy walaupun sedang berkeringat sekalipun
Karena leluconmu sangat jarang terdengar lucu dan karena itulah aku tertawa
Karena hanya dengan mendengar suaramu dan cerita singkatmu letihku hilang seketika
Karena dibalik ke-egois-an mu masih ada bagian yang bertekad membahagiakanku
Karena kamu yang judes, bawel, galak, cuek dan tidak romantis tetap bisa bermanja manja ria, hanya kepadaku
Karena se-menyebalkan-nya dirimu kamu selalu berhasil memaksaku merindukanmu
Karena sampai sekarang aku tidak bisa mencari alasan untuk tidak menyayangimu setiap harinya
Karena aku yakin masih banyak alasan lagi yang belum terpikirkan dan tidak akan pernah habis untuk dipikirkan
Sayang, kata orang orang tua yang bijak “No reason is needed for loving“. Tapi aku lebih suka pepatah basi ini lo “Everything happens for a reason“ .Jadi menyanyangimu pun harus ada alasannya *sedikit memaksa, haha*. Karena semakin aku mencari alasan tersebut semakin aku sadar kalau aku sangat sangat sangat menyayangimu.
Kecup pipi dan dahi.
Kamar mungilku yang sepi, 29 April 2012 – sambil menunggu sms yang mengabarkan kamu sudah pulang dari aktifitasmu.
Selama 1 tahun ini kita tidak pernah bersurat ya, tentu saja kita kan sudah terlalu sibuk dengan cerita masing masing melalui telpon. Norak kan kalau harus menulis surat padahal sudah hampir aku hapal keseharianmu. Untuk berpuisi dalam surat? Ah itu bukan gaya hidup kita terlebih kemu "L"
Tapi karena aku sedang mencoba mengikuti euforia yang cukup bergengsi blog pribadiku ini dan aku rindu menulis yang lebih panjang untukmu dari sekedar sms “sayang kamu lagi ngapain?”, aku memutuskan menulis satu surat.
Jujur awalnya aku bingung harus menyampaikan apa, tapi aku jadi ingat satu hal yang sering kamu tanyakan padaku : mengapa aku bisa menyayangimu? Baiklah aku akan menjawabnya disini. Dan ya, walaupun kurang romantis aku masih sebut ini surat cinta. Kamu juga harus begitu. Titik !
Sebenarnya ada 2 hal yang aku ingin sampaikan
Pertama, aku sayang kamu (formalitas dalam bersurat cinta).
Kedua, ini alasannya :
Karena kamu membuatku terlihat lebih sixpack dari yang sebenarnya
Karena kamu marah saat aku berpakaian centil dan perempuan-perempuan lain memandang genit ke arahku
Karena kamu makan sangat rakus bahkan menghabiskan sebagian porsiku juga sehingga perutku tak pernah buncit setelah kita berwisata kuliner bersama
Karena kamu tidak bisa berkata gombal pada kaum laki-laki (termasuk aku), se tampan apapun mereka
Karena kamu punya mimpi besar mengajakku berkeliling dunia
Karena kamu pintar dan cerdas walaupun tidak dalam merangkai sms cinta atau puisi puisi yang bisa menaikkan bulu kuduk
Karena kamu senang memelukku dari belakang saat kita berdiri di depan jendela
Karena kamu bekerja penuh semangat untuk biaya bulan madu kita nanti setelah menikah
Karena kamu memiliki wangi yang super sexy walaupun sedang berkeringat sekalipun
Karena leluconmu sangat jarang terdengar lucu dan karena itulah aku tertawa
Karena hanya dengan mendengar suaramu dan cerita singkatmu letihku hilang seketika
Karena dibalik ke-egois-an mu masih ada bagian yang bertekad membahagiakanku
Karena kamu yang judes, bawel, galak, cuek dan tidak romantis tetap bisa bermanja manja ria, hanya kepadaku
Karena se-menyebalkan-nya dirimu kamu selalu berhasil memaksaku merindukanmu
Karena sampai sekarang aku tidak bisa mencari alasan untuk tidak menyayangimu setiap harinya
Karena aku yakin masih banyak alasan lagi yang belum terpikirkan dan tidak akan pernah habis untuk dipikirkan
Sayang, kata orang orang tua yang bijak “No reason is needed for loving“. Tapi aku lebih suka pepatah basi ini lo “Everything happens for a reason“ .Jadi menyanyangimu pun harus ada alasannya *sedikit memaksa, haha*. Karena semakin aku mencari alasan tersebut semakin aku sadar kalau aku sangat sangat sangat menyayangimu.
Kecup pipi dan dahi.
Kamar mungilku yang sepi, 29 April 2012 – sambil menunggu sms yang mengabarkan kamu sudah pulang dari aktifitasmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar