Sabtu, 28 April 2012

Awalnya #1#

Kepada kamu calon pacarku (saat itu)
Rasanya lucu mengingat bagaimana cara perkenalan kita dari yang (katanya) sebuah kebetulan belaka...
Terkadang aku ingin menertawakan suatu hal yang mungkin memang benar-benar tidak lucu
Kata orang persahabatan antar jenis kelamin bisa murni tanpa rasa cinta...
Tapi nyatanya aku tidak.


Yang ku tau,aku mulai suka ketika ucapan kita tak sengaja reflek mengkhawatirkan satu sama lain.
Yang ku tau,aku senang ketika kamu memintaku untuk segera makan 'Ubel'. . .
Aku menikmatinya...
Dari rasa biasa hingga suka.Aku mulai menikmati
Saat kita selalu berdua berbagi cerita,Saat kita tertawa menikmati tiap jengkal kebodohan kita,dan bahkan saat kamu mulai menceritakan si-dia,yang entah mengapa ada rasa yang berbeda.
Rasanya sesak,ingin langsung aku muntahkan makanan yang aku kunyah dan aku katakan "AKU CEMBURU"Lirih aku berharap saat itu kau tau.
Aku menyadari...
Bahwa tidak ada persahabatan antar jenis kelamin yang murni tanpa rasa cinta.Kamu sadar tidak bersamamu membuatku gembira.
Mulai dari pesan singkat yang hanya saling menyapa nama.
Saat saling menyendiri
Atau bahkan saat terdiam dan memandang bintang malam.
Ini suatu pertemanan, kan?
Aku tau persis persahabatan ini amat penting, namun jika suatu perasaan telah mengalahkan semua ego dan keyakinan, ketika getaran telah mengalahkan semua prinsip dan komitmen,Lalu aku bisa apa?


Kita tetap berbahagia,walau dengan cara berbeda.


“My Breaking heart and I agree That you and I could never be So with my best, my very best,I set you free…”
'Ubel sayang Ulat'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar