Sabtu, 28 April 2012

19-Mu

Teruntuk 'Ulat' ku, "L"
Bagaimana kabarmu setelah lima jam tak mendengar ocehanku?
"Ulat" untuk pertama kalinya aku ingin menyerukan, selamat ulang tahun sayang!


Mungkin terdengar aneh menyerukan kalimat itu satu jam lebih awal dari jam ulang tahunmu yang tepat jam 12 teng,29 November 2011 tapi tak apa, kan? Tetap istimewa kan jika yang menyerukannya adalah aku? atau mungkin,Paling Istimewa "L''? ya aku harap,he..he..


Awalnya surat ini memang ter rencana dibuat dan dikirim di hari dimana aku dan dua orang utusanku yang mungkin tidak perlu disebut namanya, membuat kejutan kecil buatmu waktu itu. Namun terkadang takdir suka melawan omonganku. Alhasil, surat ini baru bisa dibuat dan dikirim hari ini. Tepat di hari dimana umurmu bertambah 19 tahun 5 bulan,kado sederhana untukmu kusampaikan tadi sore,yang membuatmu kembali menangis kecil,karna keisenganku. Sepertinya hanya bagian itu yang sesuai dengan rencana semula.
Bagaimana kadoku saat itu? Mengecewakan atau membuatmu tersenyum senang? Maaf jika caraku konyol. Aku memang terlalu norak untuk melakukannya sendiri.


Seperti judul surat ini, aku ingin bertanya, bagaimana angka 19-mu? Bagaimana rasanya memenuhkan 365 hari? Apakah biasa-biasa saja? Tentunya menyenangkan lebih berkuantitas banyak dibanding menyedihkan kan? Aku berharap begitu. Ah, bahkan aku belum menyelesaikan semua aksaraku, sementara kau mulai menangis lagi? Ah, ini tidak adil,karna saat itu aku berfikir kau masih mengenang masa angka-18 mu dulu bersama mantanmu,kau tau setiap saat itu aku cemburu. Tapi tenang, usia hanyalah angka mati yang difungsikan untuk memenuhi kolom biodata. Jadi, kita masih bisa jadi jodoh, kok. *kedip manja* *sambil ku buka profile facebookmu melihat statusmu,photomu*
Untuk "Ulatku" yang (diharuskan) makin dewasa,fikirku waktu itu.


Di harimu tahun ini, ada berapa banyak doa yang kau panjatkan? Adakah namaku kau selipkan di dalamnya? Apa pun doamu, asalkan itu sesuatu yang dibaikkan dan diridhoi Sang Pencipta, aminku selalu tertuntun di belakangnya.


Aku punya sebuah pesan untukmu :
Tetaplah seperti itu, ketika menjadi lebih buruk adalah mudah dan menjadi lebih baik adalah susah.


Kamu makin dewasa ya. Kalau kekanak-kekanakan, nanti aku akan susah membedakan mana Keisha, mana Kenzo –ponakanku. Tapi jangan terlalu dewasa. Nanti aku akan susah membedakan mana Kanza mana Kamu :-) Terima kasih telah membaca surat aneh ini. Untuk selebihnya, kita bicarakan langsung saja ya sayang :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar