Dengan
sendirinya aku melenggokan jemari. Untuk apa sebenarnya mencari yang tidak
perlu ku ketahui lebih rinci. Aku juga bingung sendiri. Sampai detik ini aku
belum sempat ganti.
Click!
Aku
menemukanmu di dunia maya, tidak banyak. Bahkan hampir tidak ada. Tapi siapa
sangka itu membuatku nyaris menghentikan detak jantungku. Aku terus mencari
tahu siapa kamu, walaupun sepertinya kamu bukan yang suka mengumbar identitas
di tempat umum. Aku mencuri fotomu, maaf, bukan tindakan etis tapi apa
salahnya? Masukkan saja namaku dalam daftar pengagum rahasiamu.
Aku tidak
begitu peduli pada status “berpacaran” yang sepertinya baru saja kamu pajang.
Tapi siapa laki-laki itu? Ah, sudah. Bukan urusanku memasuki sekitaranmu jauh
lebih dari ini. Mengenalmu saja sudah membuatku sedikit tenang. Apalagi
disuguhi senyum dan tatapan mata sayumu. Membuatku jadi tambah penasaran.
Lagi-lagi siapa sebenarnya kamu?
Aku tidak
sedang berangan menjadi yang saling melekatkan jari kelingking. Aku hanya
mengungkap rasa yang mulai mengendap diam-diam. Jangan sampai jadi berlebihan.
Sebenarnya aku takut ketahuan, kalau-kalau ternyata kamu "L". Menyadari
ada yang mencuri-curi. Maaf, hanya sedikit saja mengintip. Aku hanya suka merasakan
keramahan. Dan kamu memberikan ketenangan, membuat tempat duduk ku jadi sedikit
lebih nyaman.
Apa-apaan ini? Aku jadi lesu tanpa kamu. Aku jadi kehilangan
nafsu. Aku juga tidak tahu mengapa jadi rindu. Kenapa tiba-tiba jadi
menggebu-gebu? Atau aku yang terlalu ingin mengenalmu? Bisa kah menunggu ku?
Ah, aku lupa. Aku bukan tujuanmu. Aku ini siapa? Aku bukan yang pandai
menyapamu. Bukan yang jago merayu. Sudah cukup aku tak ingin jatuh pada yang
bukan hak ku.
Cukup
tahu siapa kamu, walaupun jujur saja sebenarnya aku ingin yang lebih dari itu.
Tapi mungkin lebih baik aku berhenti mencarimu "L" Cukup ku katakan dari jauh, cukup izinkan aku mencintaimu dengan caraku terimakasih :'-(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar