dia begitu dingin saat pertama kali ku mengenalnya.
dan itu tak banyak berubah, dia bersikap dingin. entah bagaimana mencairkan
sikapnya itu. namun ada yang berubah di oktober tahun itu, dia begitu manis.
dia mulai merenggut semua perhatianku saat ini. aku tak mampu menahan gejolak
yang muncul saat melihatnya, bahkan hanya dengan sms saja aku bisa tersenyum
dan bahagia sekali.
terkadang kebingungan selalu menghampiriku, ketika
smsnya tak kunjung tiba. apa yang sebenarnya dia lakukan padaku? sebuah
permainan busukkah? agar aku terpontang panting melawan rasaku ini sendiri. tak
bisakah kau merasakan sakitnya menjadi aku. sakit ketika setiap malam menunggu
sms darimu, sakit ketika setiap malam memikirkanmu, sakit ketika kamu membahas
laki-laki lain di jejaring sosialmu, namun sakit itu kunikmati karna aku sayang
kamu.
aku pernah bilang aku sayang kamu, dan ingatkah saat
aku memberimu sebuah lagu “risalah hati”. hanya untuk mewakilkan perasaan
hatiku padamu. apa yang kamu berikan padaku saat itu?
Aku memutuskan saat ini aku berhenti memperdulikanmu,
saat ini aku berhenti memperhatikanmu, saat ini aku berhenti muncul dalam
hidupmu, saat ini aku mulai membohongi diriku sendiri, saat ini juga aku
menyakiti hatiku sendiri, saat ini aku MASIH SAYANG KAMU.
aku menyayangimu, namun aku diam. aku merindukanmu,
namun aku hanya membawamu dalam setiap doa yang ku panjatkan padaNYA. aku
selalu membawamu dalam kehidupanku, meski hanya namamu saja. entah apakah kau
merasakannya?
aku tak mampu menjadi sempurna, aku hanya berusaha membuat hidupmu sempurna. aku tahu ini sangat sulit kujalani, namun aku akan tetap berusaha. aku tak tahu mana yang nyata dan mana yang hanya ujian belaka.
aku tak mampu menjadi sempurna, aku hanya berusaha membuat hidupmu sempurna. aku tahu ini sangat sulit kujalani, namun aku akan tetap berusaha. aku tak tahu mana yang nyata dan mana yang hanya ujian belaka.
saat aku berusaha membuat jalanku sendiri, tuhan
mengirimkan manusia lain. yah, dia yang pernah menjadi beban pikiranku sejak
dulu itu. dia kembali, dan mulai mengganggu laju otakku kembali. kini ada dia
lagi mendekatiku manusia yang sedang menari-nari di kepalaku, mencoba
menggodaku untuk mencintainya.
November ini sangat manis, terlalu indah meski tanpa
ada kepastian itu. aku mencintai peprempuan dalam kehidupan baruku,tuhan,
bukakan mataku, tunjukan mana yang nyata dan mana yang hanya ujian. aku tak
mampu tenggelam dalam semua ini. aku tak begitu kuat menghadapi semuanya, aku
rapuh sangat rapuh. aku rindu seseorang yang akan hadir dalam masa depanku
nanti. aku ingin bertemu dengannya,. tuhan, kabulkanlah doaku ini.. amin
Ya aku ingat , aku tau , aku rasakan , itu lah
rasanya, begitu aku ingin menjerit dia yang buatku begitu dia yang buatku
begini ya dia...”L”, “L” yang membuat aku layaknya orang gila. Inilah kisah ku
kisahnya. “L” dan November.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar