Jumat, 09 November 2012

['L'] Nama mu ???

Di sini, ku menepi di sudut kamar
Kala pertemuan senja dipenuhi awan berarak jingga
Selalu, kau mengukir hariku dikesepian
Ingatkan ada kisah hidup yang kusemat di tiap hadirmu.


Di tengah fikiran yang kosong, melanglang buana bersama imaji, ku menemukan namamu sayup-sayup. Entah sejak lembaran kisah mana,aku mulai terbiasa menepikan diri. Bersama hadirmu, mengurai kisah, menuntaskan tugas, merunut renstra (rencana strategi) dengan orang-orang yang kujumpai dalam hidup, serta hal lainnya yang tidak bisa kutepis darimu.

Hadirmu memang cukup lama. Sejak aku masih dalam tahun pertama, semester II. Walau saat itu masih sangat jarang kulalui hari bersamamu, tapi di kondisi tertentu aku benar-benar harus berkutat dengan duniamu.

Kini, atas hadir dan tingkahmu dalam hidup, sapaku padamu,["L"]. Nama yang kufikirkan sejak lama, dan menemukanmu dalam kondisi yang terfikirkan. Cukup lama. Dan pantaslah dirimu dengan sebutan yang sangat membantu memikirkan serpihan hariku. Sebab, kadangkala diri ini memang lemah, dan cukup lelah jika harus memaksakan diri menyimpan tumpukan sketsa seorang diri.

Bersamamu, kuingin kau menjadi teman hidupku dalam suka maupun duka di tengah hati yang selalu gelisah. Menelusuri hari dengan segumpal tugas yang menggertak jiwa, setumpuk kisah yang terbelenggu oleh waktu, dan sekelumit lainnya yang menggugat diri untuk bersamamu setiap saat.['L'].

Tidak ada komentar:

Posting Komentar