aku mencoba mencari jati diri yang belum sempat aku temukan di hari kemarin, mencoba menjadi seorang yang lebih baik dari sebelumnya, menyelami kehidupan dan hari baru tanpa ada sesuatu yang mengganjal.
belajar menghargai satu sama lain, menghargai perbedaan keyakinan, menghargai suka-duka persahabatan dan keakraban yang mungkin belum tentu di dapatkan di tempat lain.
Tempat dimana aku menggali pengetahuan baru, menjadi seorang beranjak dewasa dan mengenal karakter baru dalam kehidupan,aku tak pernah berani main- main dengan ini. berusaha menjadi lebih baik lagi demi masa depan.bukan hal mudah ya kan?
Tidak perlu terlalu serius hanya melakukannya dengan niat dalam hati. agar suatu saat aku bisa menunjukan pada dunia, duniaku dan duniamu tentunya aku pernah bertatih, terseret, terjungkal arus kehidupan untuk mendapatkan kebahagian seutuhnya, yang mungkin setiap orang mempunyai kesempatan yang berbeda.
mungkin akan kuceritakan kepada anakku kelak dia sudah berumur 4 tahun, bagaimana cerita seorang yang berarti untuknya untuk merasakan dan meceritakan jerih payah, agar nanti bukan hanya aku yang belajar dari kegagalan.
atau mungkin aku akan berkata, 'Ini Papa, tepat disebelah Om Kevin dan yang senyumnya paling manis ini tante Echa dan yang sama Parasnya dengan Papa ini Om Jo' sambil menunjukan selembar foto yang mungkin akan ku simpan dan ku abadikan untuk ku tunjukan untuk anakku nanti saat umurnya genap 4 tahun. :-*
atau mungkin aku akan berkata, 'Ini Papa, tepat disebelah Om Kevin dan yang senyumnya paling manis ini tante Echa dan yang sama Parasnya dengan Papa ini Om Jo' sambil menunjukan selembar foto yang mungkin akan ku simpan dan ku abadikan untuk ku tunjukan untuk anakku nanti saat umurnya genap 4 tahun. :-*
pelajaran tentang persahabatan yang mungkin harus dipegang kuat dan mengajarinya banyak hal baru, dari pengalamanku dan istriku. sabar ya nak, biarkan sekarang aku yang berusaha dengan baik dan mati-matian mencari kesederhanaan demi untukkmu.
Teruntuk Anak ku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar