menggenggam janjinya menunggu sang waktu
untuk bertemu…
Malam sampaikan salam
ini untuknya, beri dia teman, jangan buat dia sendiri
Malam sampaikan padanya, aku hanya seorang pria, seorang yang ragu akan rasa
Malam sampaikan padanya
aku sedang mencoba untuk bersikap seolah-olah aku tak pernah bertemu denganya karena aku takut bila orang lain yang akan mendampingiku bukan dia, agar aku terbiasa
Malam sampaikan padanya
sungguh banyak angan bersamanya, namun aku takut kalau semua itu tak pernah ada
Malam sampaikan padanya kadang aku siap kalau seadainya ada seseorang yang siap ada disampingnya walau terkadang akupun tak siap kalau itu benar-benar
nyata
Malam sampaikan padanya
hati ini begitu ingin menyapanya, namun aku tak ada hak, duniaku dan dunianya belum sama
Malam sampaikan padanya
banyak hal kuingin lihat darinya, ingin melihat dia tersenyum
menyambutku namun aku belum punya hak akan hal itu
Malam sampaikan padanya
jangan pernah dia untuk menyerah jangan termenung akan sesuatu yang yang bukan haknya karena aku takut itu belum waktunya
Malam sampaikan padanya
adakah kala melihat warna jingga tapi itu masih kelambu
jadi teteplah melihat semua apa adanya
Malam sungguh aku rindu padanya
namun apa daya aku hanya hamba-Nya yang belum memiliki hak akan semua ini
maafkan aku Ya Allah, bila hamba terkadang melampaui batas
Izinkan hamba tetap dalam perbatasan
tetap merasa takut akan sesuatu yang belum hamba memilki hak akan itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar