Akhirnya, ku tutup jua buku gelombang ini
setelah ombak tak lagi menyentuh ujung
kaki yang mencari jejak hati walau di langit masih ku harap menemukan
bayang-bayang kerinduan. . .
Aku ingin rebahkan hati agar lelah tak
sangat menusuk sukma
melukis di kanvas samudera sambil terus
berharap layar kan tiba untuk kembali arungi lautan rindu
membaca catatan jejak di buku hati kita
menepi sejenak, dari jangkauan matahari,
sambil memukul rapi, mencari nada doa, siapa tau ia masih ada, untuk mencambuk
gairah, melawan rindu. . .
cintaku telah tertambat mati untukmu. . .
cintaku telah tertambat mati untukmu. . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar